Opinion On: Essential Oil (Opini Terhadap Essential Oil)

0

The current trend in Indonesia is the use of essential oil as a home remedy. In America, the use of essential oil as home remedies is also known as aromatherapy and is popular in the 90’s. Eventually that trend has hit Indonesia without much knowledge on the safety of essential oil. I have heard that essential oil is being use to treat some symptom of illness on babies. This concerns me very much because essential oil is actually some hard substance in their “pure” form. Even there have been some rumors of the Indonesian FDA (BPOM) to review the safety of essential oils, perfumes, and aroma therapies. Regarding my concerns, I will be sharing some of my opinions on the usage of “pure” essential oil for home remedy recipes. Please do not refer it as a solid truth, but please use this article to open the awareness and consideration on how to properly use essential oil.

When you buy a bottle of essential oil, it is basically a product that consists 20-50% of the essential oil itself, the rest is a solvent. The reasons you will never find 100% of essential oil because it is a very volatile. Although it is already in a concentration of 20-50%, essential oil is still considered as hard substance. Essential oil itself is the volatile secrete of a plant. This secrete consists of chemical constituents like terpenes and phenylpropanoids. If you find some information on essential oil, you will find that essential oils differs in their chemical constituents. Some contains citronellol, vanilin, etc. In Europe, this chemical constituents are being under review on their safety. Some are known to contribute in allergic reactions like itching and redness when applied topically. Most of them can cause nausea and headaches with over exposure to an undiluted essential oil. Some can even go as far as being carcinogenic. For example, over exposure of menthol can cause redness of the skin. Another example is the use of natural rose oil and lemon oil has been banned for the use of day creams because they contain a chemical constituent that can be carcinogenic when exposed to UV light.

But just because there are many consideration in using essential oils, there are safe ways to use this product. The thumb of rule in using essential oil is to dilute it to a concentration of 3-5%. You can dilute it in vegetable oil. I have never heard people diluting it in alcohol, but it is possible because it is soluble in alcohol but immiscible with water. Always store essential oil in a well sealed dark bottle because some chemical constituents of essential oil are sensitive to light and/or air exposure. It also more safe to not use essential oil in unknown combinations because the complexity of the substance which leads on unknown chemical interaction. Also do not forget to use essential oil that has assessed its safety because there are different methods of extracting an essential oil which affect the contents of the essential oil.

Although there is a safe way to use essential oil, the safety on babies and pregnant women are still being reviewed. Please consult a professional health provider before using essential oil as a home remedy. Also, please leave your comment if you have more knowledge on the subject.

Artikel dalam Bahasa Indonesia:

Trend terbaru di Indonesia adalah penggunaan essential oil sebagai salah satu terapi pengobatan rumahan. Di amerika, penggunaan essential oil sebagai terapi rumahan dikenal dengan nama aromatherapy dan populer semenjak tahun 90-an. Pada akhirnya, trend ini menjangkau Indonesia tanpa cukup pengetahuan mengenai keamanan produk essential oil. Saya telah mendengar essential oil digunakan sebagai pengobatan mandiri terhadap gejala-gejala sakit bayi. Saya cukup cemas dengan penggunaan essential oil dalam bentuk “murni”. Bahkan di Indonesia sendiri, BPOM telah membuka wacana untuk meneliti keamanan essential oil, parfum dan aroma therapy lainnya. Berdasarkan kecemasan saya, saya ingin berbagi opini saya terhadap penggunaan essential murni dalam bentuk “murni”. Mohon tidak merujuk artikel ini sebagai kebenaran yang “pasti”, tapi tolong gunakan artikel ini untuk membuka kesadaran dan pertimbangan mengenai cara menggunakan essential oil dengan lebih baik.

Ketika Anda membeli sebotol essential oil, produk tersebut hanya mengandung 20-50% essential oil itu sendiri, sisanya adalah pelarut. Alasan mengapa tidak pernah ditemukan essential oil dalam konsentrasi 100% adalah karena essential oil itu sendiri sangat mudah menguap. Meskipun produk essential oil dipasarkan dalam konsentrasi 20-50%, produk ini sendiri dipertimbangkan sebagai barang keras. Essential oil itu sendiri merupakan sekret dari suatu tumbuhan. Di dalam sekret tersebut terkandung komponen-komponen kimiawi seperti terpene dan phenylpropanoid. Bila Anda menyempatkan diri untuk mencari informasi mengenai essential oil, Anda akan temukan bahwa kandungan di dalam essential oil itu beragam. Beberapa essential oil mengandung citronellol, vanilin, dll. Di Eropa, komponen-komponen kimiawi ini berada di bawah pengawasan keamanannya. Beberapa komponen ini dikenal dapat menyebabkan reaksi alergi seperti gatal dan kemerahan saat diaplikasikan di atas kulit. Kebanyakan komponen ini menyebabkan rasa mual dan pusing dengan pemaparan terhadap produk yang tidak dilarutkan. Beberapa bahkan dapat berkontribusi dalam perkembangan kanker. Sebagai contoh, pemaparan berlebihan terhadap menthol dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Contoh lainnya adalah penggunaal rose oil dan lemon oil telah dilarang di dalam daycream karena mengandung komponen kimia yang dapat menyebabkan kanker akibat pemaparan terhadap sinar UV.

Tapi hanya karena tedapat banyak pertimbangan dalam menggunakan essential oil, masih ada cara-cara untuk menggunakan produk ini. Salah satu cara utama dalam menggunakan essential oil adalah mengencerkannya hingga konsentrasi 3-5%. Essential oil kerap diencerkan dalam minyak sayur. Saya tidak pernah mendengar orang melarutkan produk ini dalam alkohol, tapi hal ini mungkin dilakukan karena essential oil larut dalam alkohol tetapi tidak bercampur dengan air. Ingatlah untuk selalu menyimpan essential oil dalam wadah gelap tertutup rapat karena beberapa komponen kimia di dalamnya sensitif terhadap pemaparan sinar dan/atau udara. Untuk lebih aman, jangan gunakan essential oil dalan kombinasi yang tidak diketahui karena dapat menyebabkan interaksi kimiawi yang tidak diketahui. Selain itu, gunakanlah essential oil yang telah dinilai keamanannya karena metode mendapatkan essential oil sangat beragam dan hal ini akan berpengaruh terhadap komponen yang terkandung di dalamnya.

Walaupun terdapat cara-cara menggunakan essential oil, keamanan pada bayi dan wanita hamil masih terus dipelajari. Ingatlah untuk berkonsultasi pada tenaga kesehatan profesional sebelum menggunakan essential oil untuk terapi rumahan. Mohon tinggalkan komentar Anda bila memiliki pengetahuan yang lebih mengenai topik ini.

Greetings From a Mad Cosmulator

1

Actually this blog was created in the year 2010 when I was still a young cosmetic formulator. The lack of courage have pushed me not to write anything about the opinions I have about the cosmetic world. So I was not that “mad” (aka crazy) after all! It took me 4 years and a long term of unemployment till I got the courage to write on this blog.

So in this blog, you will find opinions, outlooks and suggestions for the cosmetic world. Of course you will not find many scientific stuff, but you will get a more simple perspective because it comes from a person who has experience in the industry but has a more broader perspective since I am not affiliated with any company.

Please use these perspectives to broaden knowledge, curiosity and a mean to exchange thoughts.

 PS: The articles are also written in my native language, Bahasa Indonesia.

Tulisan dalam Bahasa Indonesia:

Sebenarnya blog ini dibuat pada tahun 2010 ketika aku masih seorang formulator kosmetik muda. Kurangnya keberanian telah mendorong saya untuk tidak menuliskan opini-opini saya mengenai dunia kosmetik. Ternyata saya tidak se”gila” yang saya kira. Dibutuhkan waktu 4 tahun dan serangkaian waktu menjadi pengangguran hingga akhirnya aku berani mengisi blog ini.

Jadi, di dalam blog ini akan ditemukan opini, pandangan dan masukan untuk dunia kosmetik. Tentu saja tidak akan ditemukan banyak hal saintifik, tapi yang akan ditemukan adalah pandangan lebih sederhana yang berasal dari seorang yang memiliki pengalaman di dalam industri kosmetik tetapi pandangannya lebih luas karena tidak memiliki afiliasi dengan perusahaan mana pun.

Gunakanlah pandangan ini memperluas pengetahuan, keingintahuan dan ajang bertukar pikiran.